Catatan 19 Februari 2023
Untuk meng-upload hasil photoshoot kelak, aku menggunakan akun alter di Instagram. Kalau dijadikan feed di akun Ig primer pastinya bakalan menuai hujatan, karena banyak teman real life terutama yang dari SMA. Penghujat itu paling banyak justru berasal dari orang yang kita kenal, walaupun jelas tidak menutupi kemungkinan dihakimi juga oleh akun anonim. Karena akun alter aku ini khusus untuk penampilan ketika mencontek gaya tokoh-tokoh kartun atau anime untuk pakaian sehari-hari, yang datang ke akun alter ini kemungkinan besar yang emang minat aja dengan dunia cosplay.
Di samping itu, akun Ig primer aku ini kegunaannya lebih untuk upload karya-karya gambar dan tugas-tugas kuliah. Biar nggak saling tumpang tindih gitu (orang sih ada yang rapihin isi akun IG nya dengan masukin postingan tertentu ke arsip). Malu aku sih kalo para dosen sampai ngeliat penampilanku lagi cosplay ketika mereka mau ngasih nilai untuk tugas di Instagram Feeds. Mingdep kan mau pameran dari tugas matkul semester ini, sebelum pameran mau dikasih sneak peek dulu berupa IG feeds.
Warga lokal sini itu entah kenapa banyak yang nafsunya gede banget (jelas masih banyak warlok yang waras, ya). Udah ketutupan banget-banget pakaiannya bahkan no profile pic di media sosial juga tetep aja itu orang pikirannya pada kotor. Hanya mencantumkan nama perempuan doang aja udah ada yang kesetanan. Jadi, fokusnya audiens akun IG alter itu buat orang luar aja deh yang nggak sangean.
Tinggalkan komentar